Contoh Hewan Bertelur, Pengertian & Ciri-Ciri

Bukan Arjuna – Berkembang biak adalah salah satu ciri utama dari semua makhluk hidup yang ada di dunia ini. Tak terkecuali pada hewan, salah satu cara berkembang biak yang dilakukan oleh hewan adalah bertelur. Contoh hewan bertelur yang sering kita jumpai dalam kehidupan kita adalah ayam dan bebek.

Tidak hanya ayam dan bebek, masih banyak hewan yang melakukan perkembangbiakan dengan cara bertelur. Terutama hewan-hewan yang berhabitat di alam liar yang mungkin belum anda ketahui.

Dalam artikel ini saya akan menyajikan rangkuman mengenai pengertian, ciri-ciri dan contoh hewan bertelur yang dapat dijadikan tambahan wawasan bagi anda semua.

Selamat membaca.

A. Pengertian

Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur biasa disebut juga dengan hewan ovipar.

Pada hewan yang bertelur, pertumbuhan dan perkembangan calon janin/ janin ini terjadi di luar tubuh induknya. Calon janin/ janin kemudian dibungkus dan dilindungi oleh cangkang telur yang disertai yolk (kuning telur) di dalamnya.

Fungsi dari yolk ini adalah sebagai sumber makanan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan calon janin/ janin di dalam telur. Jika calon janin/ janin dalam telur ini telah tumbuh dan berkembang dengan sempurna, telur akan menetas dan mengeluarkan individu baru.

B. Ciri-ciri

Berikut ini adalah ciri-ciri yang terdapat pada hewan bertelur:

  • Tidak berkelenjar susu
  • Tidak menyusui
  • Tidak memiliki daun telinga
  • Sebagian besar bukan dari golongan hewan mamalia
  • Telur berkembang di luar tubuh induknya
  • Sebagian besar mengerami/ menjaga telurnya hingga menetas
  • Sebagian besar termasuk dalam jenis aves/ unggas

C. Contoh Hewan Bertelur

Seteleh mengetahui pengertian dan ciri-ciri dari hewan bertelur, berikut ini adalah beberapa contoh hewan bertelur atau ovipar:

1. Laba-laba

Laba-laba
pinterest(dot)com

Laba-laba adalah hewan yang tergolong dalam jenis hewan arthropoda, yakni hewan yang memiliki kaki beruas-ruas. Laba-laba berkembang biak dengan cara bertelur.

Beberapa telur laba-laba memiliki warna cerah menyerupai permen dan ada juga yang telurnya tidak berwarna cerah. Sebagai contoh, laba-laba crytophora memiliki telur berwarna kuning, sedangkan laba-laba genus Argiope memiliki telur berwarna oren.

Selain itu, terdapat laba-laba yang memiliki telur berwarna hijau cerah, yakni laba-laba huntsman (genus Holconia), ada pula yang memiliki telur berwarna ungu kebiruan, yakni laba-laba Zois genicultae. Unik seperti warna permen ya!

2. Cecak

Contoh Hewan Bertelur. Cecak
medium(dot)com

Cecak adalah salah satu hewan yang termasuk dalam golongan hewan reptil. Sebagaimana hewan reptil lainnya, cecak berkembang biak dengan cara bertelur. Hewan yang sangat akrab dengan kehidupan manusia ini bisa kita jumpai di dinding, di dahan pohon, di balik lemari, dll.

Hewan ini biasanya berwarna coklat atau abu-abu, bahkan terdapat cecak yang memiliki warna nyaris putih. Cecak betina biasanya mengeluarkan dua butir telur dalam sekali kehamilan.

3. Tokek

Tokek
reddit(dot)com

Sebagaimana cecak, tokek pun termasuk dalam golongan hewan reptil yang berkembang biak dengan cara bertelur. Hewan yang keberadaannya terbilang misterius ini sering mengeluarkan suara khas yang nyaring di tempat-tempat yang tersembunyi.

Tokek yang biasa ditemui di sekitar tempat tinggal manusia pada umumnya berwarna krem keorenan dengan totol merah pada kulitnya. Berbeda dengan jenis tokek yang biasa dijadikan hewan peliharaan seperti tokek leopard.

Meskipun memiliki banyak kemiripan dengan cecak, tokek memiliki ukuran telur yang lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran telur cecak.

4. Kadal

Contoh Hewan Bertelur. Kadal
phys(dot)com

Kadal adalah hewan reptil yang tergolong dalam ordo Squamata (reptilia bersisik) dan subordo Lacertilia. Hewan yang memiliki persebaran yang sangat luas ini termasuk dalam hewan ovipar (hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur).

5. Buaya

Buaya
whatdewhat(dot)com

Selain kadal, buaya juga termasuk dalam jenis hewan reptil. Buaya merupakan reptil yang berukuran besar, sehingga pengelompokannya termasuk dalam ordo Crocodilia dan subordo Crocodile.

Sama seperti kadal, buaya juga berkembang biak dengan cara bertelur. Induk buaya yang hendak bertelur biasanya akan mencari lokasi yang tepat untuk meletakkan telurnya.

Induk buaya akan mencari tempat dengan suhu yang cukup hangat, dan menutupi telur-telurnya dengan dedaunan atau tanah lumpur. Hal tersebut memiliki fungsi yang mirip dengan inkubator.

Selama proses pengeraman, induk buaya akan berada dekat dengan tempat telurnya. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga telurnya dari berbagai macam gangguan predator lain yang hendak memangsa telurnya.

6. Kura-kura

Contoh Hewan Bertelur. Kura-kura
tes(dot)com

Kura-kura termasuk dalam jenis reptil yang tergolong dalam ordo Testudinata. Hewan reptil ini berkembang biak dengan cara bertelur. Induk kura-kura yang hendak bertelur biasanya akan menggali dan meletakkan telurnya di pinggiran laut atau sungai.

Setelah itu telur ditimbun dan dibiarkan menetas dengan bantuan sinar matahari. Pada umumnya, telur kura-kura akan menetas dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan.

Terdapat hal unik dalam proses penetesan telur kura-kura ini. Telur kura-kura akan menetaskan anakan kura-kura betina jika suhu berada di atas rata-rata. Sebaliknya, Telur kura-kura akan menetaskan anakan kura-kura jantan pada suhu di bawah rata-rata.

7. Ikan

Ikan
youtube(dot)com

Ikan termasuk dalam jenis hewan pisces yang berkembang biak dengan cara bertelur. Pada proses perkembangbiakan ikan terjadi secara eksternal. Dimana ikan betina akan mengeluarkan telur dan ikan jantan akan mengeluarkan spermanya.

Kemudian telur dan sperma tersebut akan berampur di dalam air hingga pada akhirnya telur terbuahi dan menetas menghasilkan individu baru. Proses ini dinamakan perkembangbiakan generatif eksternal.

8. Udang

Contoh Hewan Bertelur. Udang
reddit(dot)com

Udang termasuk dalam jenis hewan air pemakan segalanya (omnivora). Hewan ini biasa memakan tumbuhan dan organisme-organisme kecil dalam air seperti plankton, dll.

Dalam reproduksinya, udang tergolong dalam hewan ovipar (hewan bertelur). Pada umumnya udang bertelur di malam hari atau beberpa saat setelah melakukan proses perkawinan.

Konon katanya, udang betina dapat menghasilkan 50.000-1 juta butir dalam sekali bertelur. Telur-telur yang sudah dibuahi biasanya diletakkan di kaki/ di bawah perut udang betina. Proses penetasan telur udang ini terbilang sangat cepat, yakni hanya sekitar 24 jam saja.

9. Katak

Katak
amphibianlife(dot)com

Katak merupakan hewan amfibi yang mengalami proses metamorfosis sempurna dalam daur ulang hidupnya. Fase metamorfosis ini melalui empat fase, yang dimana salah satu fasenya melewati fase bertelur. Seteleh fase telur berakhir, fase selanjutnya akan berubah menjadi berudu (kecebong), katak muda, dan terakhir katak dewasa.

10. Gurita

Contoh Hewan Bertelur. Gurita
nationalgeographic(dot)com

Sistem reproduksi pada gurita terjadi secara sex terpisah dan melalui proses fertilisasi internal. Sekali bertelur, gurita betina dapat menghasilkan telur sebanyak 200.000 butir dan meletakkannya di langit-langit sarangnya (dibiarkan menggantung).

Telur gurita biasanya akan menetas kurang lebih dua bulan setelah proses perkawinan. Seteleh menetas, anak gurita akan melayang dalam air bersama kawanan plankton sambil memangsa pakan berupa copepod, larva kepiting, dan hewan kecil lainnya.

11. Platypus

Platypus
dailymotion(dot)com

Meskipun platypus termasuk dalam jenis hewan mamalia, akan tetapi pada proses reproduksinya hewan ini tergolong dalam hewan yang bertelur (ovipar).

Ketika telur dari platypus ini menetas dan mengeluarkan platypus muda, induknya akan langsung menyusuinya sebagaimana layaknya hewan mamalia lainnya. Unik ya!

12. Ayam

Contoh Hewan Bertelur. Ayam
evangelistjoshua(dot)com

Sebagian besar kita sudah sangat mengetahui bahwa ayam adalah hewan unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur. Ayam sendiri digolongkan sebagai aves yang tidak bisa terbang.

Proses perkembangbiakan pada ayam terjadi setelah 24-26 jam perkawinan dan fertilisasi antara sel sperma dan sel telur. Induk betina bisa menghasilkan 8-10 butir telur dalam sekali bertelur. Setelah telur dikeluarkan oleh tubuh induk betina, telur akan dierami selama kurang lebih 20 hari hingga menetas.

13. Bebek

Bebek
kompasiana(dot)com

Selain ayam, bebek adalah hewan ovipar yang sudah tak asing lagi bagi kita semua. Sebelum melakukan perkawinan, bebek jantan biasanya akan menarik perhatian bebek betina dengan cara mengepakkan sayapnya hingga bebek betina pun mengikuti kepakkan sayap dari bebek jantan.

14. Angsa

Contoh Hewan Bertelur. Angsa
myrecipes(dot)com

Angsa adalah jenis hewan unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur, sama seperti ayam dan bebek. Satu hal yang menarik dari angsa adalah ukuran telurnya yang lima kali lebih besar jika dibandingkan dengan telur ayam atau bebek.

15. Burung

Burung
youtube(dot)com

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sebagian besar jenis burung melakukan proses reproduksi dengan cara bertelur. Baik burung yang dapat terbang di udara, hingga burung yang tidak bisa terbang tinggi seperi burung puyuh, burung unta, kasuari, dll.

16. Nyamuk

Contoh Hewan Bertelur. Nyamuk
theconversation(dot)com

Nyamuk adalah serangga yang mengalami proses metamorfosis sempurna. Fase metamorfosis sempurna pada nyamuk bermula pada telur, setelah itu telur akan menetas dalam waktu 2-3 hari menjadi larva berupa jentik nyamuk.

Setelah itu, jentik nyamuk berubah menjadi pupa atau kepompong dalam waktu 7-10 hari. Kemudian pupa nyamuk tersebut akan memasuki masa inaktif selama 12 hari hingga berubah menjadi nyamuk dewasa.

17. Kupu-kupu

Kupu-kupu
vox(dot)com

Sama seperti nyamuk, kupu-kupu termasuk jenis serangga yang mengalami proses metamorfosis sempurna.

Telur kupu-kupu akan menetas dalam waktu 3-5 hari hingga menjadi larva atau ulat. Ulat yang sudah menetas akan terus mensuplai tubuhnya dengan makanan hingga beberapa kali berganti kulit.

Seteleh ulat mencapai ukuran maksisimal, ia akan berhenti untuk makan dan mencari tempat berlindung untuk memasuki fase selanjutnya.

Fase selanjutnya ialah berubah menjadi pupa atau kepompong. Pada fase ini kepompong akan mengalami masa inaktif selama 7-20 hari (bergantung jenis kupu-kupu) hingga menjadi imago atau kupu-kupu dewasa.

18. Capung

Contoh Hewan Bertelur. Capung
tes(dot)com

Hampir semrupa dengan nyamuk dan kupu-kupu, capung juga mengalami fase metamorfosis, hanya saja secara tidak sempurna.

Pada capung yang sudah melakukan perkawinan, biasanya akan meletakkan telurnya pada permukaan tanaman yang dekat dengan sumber air seperti kolam taman atau sawah. Capung dewasa akan memastikan bahwa lingkungan air tersebut dipenuhi oleh mikroorganisme yang kelak akan dimakan oleh larva capung.

Seteleh telur menetas, akan muncul organisme kecil yang dinamakan nimfa (larva capung) yang akan hidup dan berkembang di dalam air.

Nimfa ini akan terus makan sampai ukuran tubuhnya mencapai ukuran maksimal dan tumbuh menjadi capung dewasa.

19. Lebah

Lebah
perfectbee(dot)com

Selain nyamuk dan kupu-kupu, lebah termasuk dalam jenis serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Fase pertama adalah telur yang di hasilkan oleh ratu lebah. Telur tersebut diletakkan di dalam lubang-lubang sarang lebah yang telah dibuat oleh lebah pekerja.

Seteleh telur menetas dan berubah menjadi larva, lebah pekerja akan mengurus dan memberi makan larva tersebut. Sampai pada akhirnya larva lebah ini berganti kulit sebanyak lima kali dan berubah menuju fase pupa atau kepompong.

Setelah pada fase kepompong, lebah pekerja menutup lubang dari sarang yang dihuni oleh larva sebelumnya.

Setelah 12 hari, pupa akan berubah menjadi imago atau lebah dewasa.

20. Lalat

Contoh Hewan Bertelur. Lalat
bekkabrodie(dot)com

Lalat adalah hewan yang memiliki tingkatan jumlah reproduksi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan serangga lainnya. Sedikit yang mengetahui bahwa lalat termasuk serangga yang mengalami proses metamorfosis sempurna.

Fase pertama pada proses ini adalah telur yang sudah dibuahi. Setelah itu, induk lalat biasanya meletakkan telur-telur mereka dekat dengan sumber makanan bagi larvanya kelak. Sumber makanan ini bisa berupa buah yang hampir membusuk.

Seteleh itu, telur akan menetas menjadi larva, atau belatung. Belatung yang menetas akan mulai memakan sumber makanan yang ada disekitarnya sampai memasuki fase pupa (kepompong), dan fase imago (lalat dewasa).

Itulah beberapa penjelasan mengenai contoh hewan bertelur yang disertai pengertian serta ciri-cirinya. Sekian, terimakasih.

Leave a Comment

error: device_error