Admin BA Lelaki biasa, bukan arjuna. Pecinta orang-orang shaleh.

9+ Penjelasan dan Gambar Binatang Pemakan Semut

Binatang Pemakan Semut

Salah satu jenis serangga yang akrab dengan kehidupan manusia adalah semut. Kehadirannya selalu nampak sebagai koloni yang saling bekerja sama dalam mencari makanan dimanapun mereka berada. Meskipun memiliki tubuh yang kecil, tak menjadikan semut aman dari predator atau binatang pemakan semut.

Hewan pemakan semut atau yang dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan anteater ini adalah hewan yang memiliki bentuk fisik yang cukup unik. Rata-rata jenis hewan ini memiliki moncong (mulut) dan lidah yang cukup panjang.

Selain itu, anteater adalah hewan yang tergolong dalam jenis hewan nokturnal, atau hewan yang banyak beraktivitas di malam hari.

1. Aardvark

Bps Aardvark
blog(dot)cincinnatizoo(dot)org

Aardvark adalah binatang pemakan semut yang hidup hampir di seluruh daerah di Afrika, lebih tepatnya di wilayah selatan gurun Sahara. Selain semut, aardvark juga memakan serangga lain seperti rayap.

Selain nama aardvark, binatang ini memilki beberapa nama lain seperti “earth pig (babi tanah)” (penamaan ini berasal dari bahasa Afrikaans) dan antbear (beruang pemakan semut).

Salah satu penyebab mengapa aardvark ini disebut sebagai earth pig adalah karena moncong hidungnya yang menyerupai moncong hidung babi.

Jika diperhatikan lebih rinci, organ fisik dari aardvark ini mememiliki kemiripan dengan organ fisik pada hewan lainnya, seperti telinga yang menyerupai kelinci dan ekor seperti kanguru. Meskipun demikian, aardvark sama sekali tidak memiliki kekerabatan dengan hewan-hewan tersebut.

Selain itu aardvark memiliki cakar kuat yang menyerupai sekop kecil yang digunakan untuk menggali sarang semut atau rayap dan membuat sarang di dalam tanah.

Binatang ini aktif di malam hari (nokturnal) untuk berjalan mencari makan. Sedangkan pada siang hari, aardvark lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam lubang tanah (sarang) yang dingin.

Ketika mencari makan, aardvark menggunakan kuku-kukunya yang kuat untuk menggali tanah guna menemukan gundukan sarang semut atau rayap. Setelah itu, aardvark menggunakan lidahnya yang panjang dan lengket untuk menangkap semut atau rayap yang berhamburan dari tanah.

Meskipun aardvark memiliki moncong hidung yang terbuka, ketika mencari makan ia dapat menutup lubang hidungnya untuk mencegah debu dan semut/ rayap yang masuk ke dalam hidungnya.

Aardvark memiliki kulit yang cukup tebal yang digunakan untuk melindungi dirinya dari gigitan mangsanya (semut).

2. Trenggiling

Binatang Pemakan Semut Trenggiling
sciencemag(dot)org

Hewan pemakan semut selanjutnya adalah trenggiling. Hewan ini memiliki kebiasaan yang sangat unik manakala merasa terancam oleh predator yang menyerangnya. Kebiasaan unik tersebut ialah menggulung diri hingga membentuk seperti bola.

Trenggiling ini dapat ditemukan di kawasan Asia tenggara bagian barat sampai samudra Atlantik di Afrika. Hewan ini dikategorikan ke dalam hewan yang terancam punah karena perburuannya yang masif untuk dijadikan bahan obat dan makanan.

Mamalia ini memakan semut dan rayap dengan menggunakan lidah yang panjang dan lengket sebagai penjebaknya.

Trenggiling memiliki sisik pelindung yang memenuhi hampir seluruh tubuhnya. Sisik ini terbentuk dari keratin-protein yang sama pada pembentukan rambut dan kuku pada manusia.

Akan tetapi, pada bagian bawah tubuhnya tidak terdapat sisik yang melindunginya. Melainkan ditutupi oleh bulu-bulu yang jarang.

Trenggiling adalah hewan yang memiliki penglihatan yang buruk, sehingga mereka menemukan sarang semut/ rayap dengan menggunkan indera penciumannya yang kuat.

Jenis trenggiling Asia:

  • Trenggiling Palawan (Manis culionensis); Terancam punah.
  • Trenggiling Sunda (Manis javanica); Terancam punah.
  • Trenggiling India (Manis crassicaudata); Terancam punah.
  • Trenggiling Cina (Manis pentadactyla); Terancam punah.

Jenis Trenggiling Afrika:

  • Trenggiling (Smutsia temminckii); Rentan.
  • Trenggiling Raksasa (Smutsia gigantea); Rentan.
  • Trenggiling perut hitam (Phataginus tetradactyla); Rentan.
  • Trenggiling perut putih (Phatagnius tricuspis); Rentan.

3. Echidna

Bps Echidna
torontozoo(dot)com

Predator pemakan semut selanjutnya adalah echidna. Echidna adalah salah satu mamalia yang berasal dari ordo Monotremata yang masih hidup selain platipus.

Dengan demikian echidna termasuk dalam jenis mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur. Predator pemakan semut ini dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Australia, Tasmania, dan New Guinea. Berhabitat di dataran tinggi dan hutan.

Sedikit berbeda dengan anteater lainnya, echidna adalah hewan yang aktif di siang dan malam hari, tergantung pada musim dan sumber makanan yang tersedia di sekitar habitatanya.

Bentuk fisik dari echidna hampir menyerupai landak yang dimana pada bagian tubuhnya terdapat duri-duri yang tajam. Sehingga tak sedikit yang menganggap echidna adalah hewan yang masih memiliki kekerabatan dengan landak.

Echidna memiliki wajah yang mungil dengan mata kecil dan hidung yang panjang. Hidung ini kadang disebut juga sebagai paruh.

Predator ini memiliki penglihatan yang kurang baik, akan tetapi memiliki indera penciuman dan pendengaran yang kuat. Indera pendengaran dan penciuman tersebut berfungsi sebagai pemberi informasi lingkungan sekitarnya.

Selain itu, echidna memiliki kaki pendek yang disertai dengan cakar panjang yang digunakan untuk menggali ataupun menghancurkan sarang semut/ rayap.

Meskipun dengan bentuk fisik yang seperti itu, echidna merupakan hewan perenang dan pemanjat pohon yang handal, wow tak disangka ya!

4. Numbat

Binatang Pemakan Semut Numbat
brilliant-creation(dot)org

Binatang pemakan semut lainnya adalah numbat. Numbat memiliki tubuh yang mungil dan lucu. Memiliki berat hanya berkisar 200-700 gram saja, dan panjang tubuh berkisar 35-45 sentimeter.

Numbat adalah anteater yang termasuk dalam jenis binatang diurnal, yakni binatang yang aktif beraktivitas pada siang hari.

Numbat memiliki nama lain, yakni banded anteater. Termasuk dalam jenis binatang marsupial, atau mamalia yang memiliki kantung pada bagian tubuhnya (perutnya).

Binatang pemakan semut ini adalah spesies asli yang berasal dari benua Australia. Tergolong dalam binatang yang terancam punah dan diperkirakan hanya tersisa 1500 ekor numbat yang hidup di alam liar.

Meskipun termasuk dalam jenis binatang pemakan semut, numbat juga tergolong dalam jenis hewan omnivora yang berarti hewan pemakan segala (daging dan tumbuhan).

Karena ukuran tubuhnya yang kecil, numbat tak jarang menjadi makanan dari predator yang lebih besar, seperti kucing liar, ular, rubah, dan anjing liar.

Numbat memiliki bulu berwarna coklat kemerahan dan menjadi semakin pekat kehitaman pada bagian mendekati ekor. Selain itu memiliki corak garis putih yang melintang pada tubuh bagian belakang.

5. Silky Anteater

Bps Silky Anteater
reddit(dot)com

Silky anteater atau pygmy anteater adalah hewan pemakan semut yang masih tersisa dari genus Cyclopes dan keluarga Cyclopedidae. 

Hewan ini dapat ditemukan di Meksiko selatan, Amerika tengah dan selatan. Berhabitat di hutan bakau atau hutan hujan tropis pada ketinggian 1500 mdpl.

Tergolong dalam jenis hewan nokturnal dan arboreal (hewan yang hidup di atas pohon). Hewan ini biasa berpindah-pindah dari satu pohon ke pohon lainnya tanpa perlu turun ke permukaan tanah.

Termasuk dalam hewan soliter (hewan yang hidup menyendiri/ berpasangan dan tidak secara berkelompok) yang bereproduksi 1-2 anak dalam satu tahun.

Anak yang baru lahir akan memiliki warna bulu yang sama dengan silky anteater dewasa. Mereka baru bisa makan makanan seperti semut/ rayap ketika umurnya mencapai sepertiga umur silky anteater dewasa.

Anak yang baru lahir tersebut biasanya ditempatkan di dalam lubang pohon yang terbentuk dari daun.

Pergerakan dari anteater jenis ini cenderung lambat, dan dapat mengkonsumsi semut dengan jumlah yang cukup banyak, yakni berkisar 700-5000 semut perharinya.

6. Giant Anteater

Binatang Pemakan Semut Giant Anteater
santabarbarafamilylife(dot)com

Sesuai namanya, predator pemakan semut ini disebut sebagai jenis anteater terbesar. Ukuran dari anteater ini dapat mencapai 2 meter. Berasal dari wilayah Amerika tengah dan selatan.

Berhabitat di kawasan hutan tropis dan savana. Termasuk dalam jenis hewan yang tidak menyukai kerumunan yang ramai dan lebih senang menyendiri (pemalu).

Giant anteater memiliki ciri-ciri fisik yang besar, memiliki moncong yang panjang dan bermulut tipis. Memiliki cakar yang melengkung dan kuat yang biasa digunakan untuk mencari semut/ rayap.

Predator ini memiliki penglihatan yang buruk, akan tetapi memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Konon katanya, kemampuan penciumannya 40 kali lebih kuat dari penciuman manusia.

Berkat lidahnya yang panjang dan lengket, giant anteater dapat mendapatkan 100-200 semut/ rayap dalam 1 menit.

Selain semut dan rayap, giant anteater juga memakan buah matang yang jatuh ke tanah.

7. Giant Armadillo

Bps Giant Armadillo
wwf(dot)org(dot)br

Giant armadillo atau aramadillo raksasa (Priodontes maximus) adalah binatang pemakan semut jenis armadillo yang berukuran besar yang masih hidup (terdapat jenis yang lebih besar dan sudah punah, Glyptodonts).

Armadillo jenis ini dapat ditemukan di Amerika selatan hingga Argentina utara, dan dikategorikan dalam hewan yang rentan akan kepunahan.

Selain memakan semut/ rayap, armadillo jenis ini juga biasa memakan hewan kecil lainnya seperti cacing, larva, laba-laba, ular kecil, bahkan tanaman.

Hidup secara soliter dan terkadang secara berkelompok. Termasuk dalam hewan yang banyak melakukan aktivitas di malam hari (nokturnal).

Pada siang hari spesies ini lebih banyak menghabiskan waktunya di sarangnya di dalam tanah untuk bersembunyi dan melindungi diri dari predator. Hal demikian disebabkan karena armadillo jenis ini tidak dapat menggulung dirinya seperti bola layaknya trenggiling.

Armadillo raksasa ini memiliki cangkang yang keras yang melindungi dirinya dari berbagai ancaman termasuk predator yang hendka memangsanya.

8. Pink Fairy Armadillo

Binatang Pemakan Semut Pink Fairy Armadillo
twitter(dot)com

Pink fairy armadillo adalah hewan pemakan semut yang memiliki tubuh yang mungil, ukurannya hanya berkisal 4,5 inci saja. Sesuai dengan namanya pink fairy armadillo (armadillo peri merah muda, peri biasanya diidentikan dengan ukuran tubuh yang mungil).

Memiliki cangkang keras berwarna merah muda yang cantik dan menggemaskan.

Sebagaimana armadillo raksasa, armadillo peri ini akan berlindung membentuk gulungan bola manakala dirinya merasa terancam oleh predator yang hendak menyerangnya.

9. Northern Tamandua

Bps Northern Tamandua
theonlinezoo(dot)com

Northern tamadua (tamandua utara) adalah predator pemakan semut berkerah yang dapat dijumpai di Amerika selatan. Berhabitat di savana kering hingga hutan hujan tropis.

Termasuk dalam golongan hewan soliter yang aktif di malam hari (nokturnal), akan tetapi pada waktu-waktu tertentu mereka aktif di siang hari.

Sebagaimana anteater lainnya northern tamandua juga memakan semut (larva semut) dan rayap. Akan tetapi karena spesies ini banyak menghabiskan waktunya di atas pohon, terkadang mereka juga berburu larva lebah yang ada di sekitarnya.

Northern tamandua memiliki cakar pada bagian depan yang sangat kuat yang digunakan untuk menghancurkan sarang dari hewan buruannya.

Selain itu, cakar tersebut mereka gunakan untuk mempertahankan dirinya dari predator lain yang mengancam keselamatannya.

Mereka berkomunikasi dengan cara yang unik. Yakni dengan cara mendesis dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap dari kelenjar alat vitalnya.

Mereka membuat sarang dengan cara melubangi pohon dan menjadikannya tempat tinggal.

Terdapat prilaku unik dari predator pemakan semut ini apabila merasa terancam di atas pohon. Mereka akan mencengkram cabang pohon dengan ujung ekor belakang sebagai pijakan yang kuat.

Kemudian membiarkan lengan dan cakarnya yang panjang dan melengkung bebas terbuka sebagai senjata untuk bertahan.

10. Southern Tamandua

Binatang Pemakan Semut Southern Tamandua
seancrane(dot)com

Southern tamandua atau tamandua selatan adalah binatang pemakan semut yang berukuran sedang, memiliki mata dan telinga yang kecil, moncong yang panjang dan bulu yang lebat.

Memiliki bulu berwarna kuning pucat di sebagian besar tubuhnya. Ditambah dengan corak bulu hitam di bagian sisi, punggung, dan bahu yang terlihat seperti rompi.

Tamandua selatan dapat ditemukan di hutan tropis dan subtropis daro Meksiko selatan, melalui Amerika tengah, dan ujung Andes utara.

Sebagaimana tamandua utara, tamandua selatan juga banyak menghabiskan waktunya di atas pohon dan aktif pada malam hari. Terkadang juga beraktivitas di siang hari.

Cara mereka berkomunikasi, bersarang, dan mempertahankan dirinya tidak jauh berbeda dengan tamandua utara.

Itulah beberapa contoh dan penjelasan mengenai binatang pemakan semut. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda semua. Terimakasih.

britannica.com

okdogi.com

Admin BA Lelaki biasa, bukan arjuna. Pecinta orang-orang shaleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: